Rail Clinic Divre 1 SU Kunjungi Masyarakat Binjai

Coverbothside.com, Medan: Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur KAI, PT, KAI Divre 1 SU mengadakan Bakti Sosial di Stasiun Binjai (9/5/2018) dengan menggunakan Rangkaian Rail Clinik.

Kereta Rail Clinik adalah hasil karya anak bangsa yang terdiri dari dua kereta kereta rel diesel (KRD) yang telah dimodifikasi menjadi poliklinik berjalan, di mana masing–masing memiliki tata ruang dan jenis pelayanan kesehatan yang berbeda. Secara umum, fasilitas pelayanan kesehatan yang akan diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat tertama. Rail Clinic ini dibagi menjadi beberapa bagian, yakni ruang monitoring dokter, ruang tindakan, pemeriksaan gigi, dan ruang bersalin.

Di kereta pertama, seluruh tindakan medis mulai dari pelayanan darurat meliputi bantuan hidup dasar atau CPR, alat monitoring pasien, tindakan bedah minor, hingga penanganan kasus trauma dapat dilakukan. Sementara di kereta kedua terdapat fasilitas untuk tindakan persalinan, ruang pemeriksaan umum dan edukasi, serta ruang farmasi.

“Dengan Rail Clinic ini, PT KAI ingin memberikan kerja nyata pada masyarakat bahwa BUMN tidak hanya mencari keuntungan semata, tapi kita juga bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat dengan memberikan bantuan-bantuan pada mereka”, kata VP Divre 1 SU dalam sambutannya. “Selain melakukan bakti sosial berupa Pengobatan gratis dengan mengundang kurang lebih 500 warga masyarakat Binjai, kami juga memberi bantuan kacamata gratis bagi 50 siswa SD”, tegas Rusi.

Lebih lanjut Rusi menjelaskan bahwa kegiatan Rail Clinic ini adalah kegiatan yang kedua kali setelah sebelumnya dilakukan di stasiun Batang Kuis beberapa waktu yang lalu sebagai upaya PT. KAI untuk membantu pemerintah di bidang kesehatan, terutama untuk masyarakat di daerah pinggir rel yang sulit dijangku oleh alat transportasi darat lainnya. Dengan demikian masyarakat yang tinggal di daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan tetap bisa berobat.

Sementara itu pada kesempatan yang sama ketua PIKKA (Persatuan Isteri Karyawan dan Karyawati Kereta Api) Divre 1 SU, Ade Ningsih Rusi Haryono ikut serta dalam bakti sosial dengan mengadakan kegiatan “Gosok Gigi Bersama” untuk anak-anak SD. “Kami ingin anak-anak usia dini lebih memperhatikan kesehatan mulut dan gigi, untuk itu perlunya pengetahuan mengenai menggosok gigi yang baik dan benar”, jelas Ade.

Kegiatan Bakti Sosial pengobatan gratis selain mengundang kurang lebih 500 masyarakat Binjai juga mengundang pihak Muspida Binjai, Muspika Binjai Timur, dan Mitra Kerja PT KAI.

Dengan Kehadiran Rail Clinik ini, Masyarakat Binjai sangat senang. Rail Clinik dinilai sangat membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama masyarakat yang kurang mampu karena pelayanan kesehatan di Rail Clinik tidak dipungut biaya.

seperti ungkapan Sugiani Boru Gultom, Ia sangat senang dan sangat terbantu dengan kehadiran Rail Clinik di kota Binjai .ia yang mengaku memiliki keluhan sakit pinggang dan mata ini berharap agar Rail Clinik dapat mengunjungi warga kota Binjai setiap bulannya.

” Senang sekali dengan hadirnya kereta api ini, terutama membantu masyarakat yang kurang mampu, saya harap Rail Clinik dapat hadir setiap bulannya” ungkapnya.

sementara itu, berdasarkan pantauan, kehadiran Rail Clinik ini sangat dimanfaatkan warga untuk memmeriksakan kesehatan mereka, tampak warga rela antri dan tertib menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. ( Mahbubah Lubis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *